Sampah di Terminal Baleendah pun Menggunung

Sampah di Terminal Baleendah pun MenggunungUpaya Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mengantisipasi tumpukan sampah di depan Terminal Baleendah yang berdampingan dengan Pasar Baleendah, dianggap belum membuahkan hasil. Meski beberapa waktu lalu sampah-sampah itu sempat diangkut, namun tumpukan sampah pun kembali menggunung tidak lama kemudian.


Hingga saat ini, belum ada lagi pengangkutan sampah yang sebagian besar merupakan sampah dari pasar dan rumah tangga itu.
Diungkapkan seorang warga Baleendah yang melintasi jalan Terminal Baleendah, Rahmat Riyanto (30), gunungan sampah kembali terjadi sejak satu bulan terakhir. menurut dia, meski pada April 2016 sempat dilakukan pengangkutan sampah secara besar-besaran, namun hal itu tidak kembali dilakukan pemerintah. Tumpukan sampah pun semakin banyak setelah lebaran.
“Saya ingat betul setelah diberitakan di media massa saat itu, tidak lama kemudian dilakukan pengangkutan (sampah, red) oleh dinas kebersihan. Namun, upaya itu rupanya tidak dilakukan secara berkala. Jadinya, tumpukan sampah pun kembali menggunung dan menimbulkan bau tidak sedap. Saya pikir penanganan sampah di sini tidak membuahkan hasil,” ungkap Rahmat, Sabtu, 9 Juli 2016.
Masih dikatakan dia, bau yang ditimbulkan dari sampah-sampah itu sangat mengganggu warga. Apalagi, lanjut dia, setelah tumpukan sampah itu diguyur hujan dan tersinari matahari, bau tidak sedap pun semakin menyengat.
“Bahkan saya pernah melintas di jalan menuju Pasar Baleendah pada pagi hari, meskipun pakai motor namun baunya nempel di baju. Itu setelah sampah-sampah ini diguyur hujan pada sehari sebelumnya,” ungkap dia.
Dia pun berharap agar Pemerintah Kabupaten Bandung segera melakukan tindakan nyata untuk mengantisipasi tumpukan sampah tersebut. pasalnya, hingga saat ini pemerintah hanya melemparkan wacana penanganan sampah tanpa tindakan kongkrit.
Untuk diketahui, terkait penanganan sampah di depan Terminal Baleendah ini, Dinas Perumahan, Penataan Ruang, dan Kebersihan Kabupaten Bandung mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bandung. Hal itu pun langsung dikemukakan Kepala Dispertasih Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi kepada wartawan saat dikonfirmasi. Saat ini, dikatakan Erwin, masih tersedia lahan yang bisa dijadikan sebagai lokasi pengolahan sampah di pasar tersebut.
Disinggung mengenai upaya pengangkutan sampah di sekitar pasar tersebut, diakui Erwin hal itu rtin dilakukan setiap hari. Akan tetapi, karena keterbatasan armada angkut dan ritase, pihaknya pun hanya mampu mengangkut sampah 1 rit setiap harinya.
“Upaya operasi bersih memang kurang optimal dilakukan karena banyaknya volume sampah di lokasi tersebut. Sesuai dengan arahan Bupati Bandung, maka kami akan berkoordinasi dengan Diskoperindag Kabupaten Bandung untuk mendirikan pengolahan sampah,” ucap Erwin.
Lebih lanjut dikatakan Erwin, penanganan permasalahan sampah ini memerlukan kepedulian semua pihak. Penanganan sampah tidak bisa dilakukan satu pihak saja, melainkan harus dilakukan secara sinergis dan komprehensif.
Berdasarkan pantauan di lapangan, di Pasar Baleendah sudah terdapat tempat pembuangan sementara sampah khusus dari pasar di sebelah barat dan timur pasar. Akan tetapi, karena meningkatnya volume sampah yang dibuang warga setiap harinya, dua TPS sampah pasar pun tidak mampu menampung sampah.
Selain mengganggu kesehatan akibat bau tidak sedap, tumpukan sampah sepanjang 200 meter itu pun juga turut memengaruhi terhadap penurunan omzet pedagang yang berada di depan tumpukan sampah tersebut. Para pedagang harus rela kehilangan omzet hingga 25% setiap harinya akibat berkurangnya pembeli.
“Banyak calon pembeli yang mengurungkan niatnya berbelanja karena bau sampah. Tentunya itu sangat merugikan bagi para pedagang di sini. Rata-rata kami kehilangan omzet sekitar 25% setiap harinya,” ucap seorang pedagang di Pasar Baleendah, Kurniawan (51) yang mengaku sangat terganggu akibat tumpukan sampah tersebut.
Dijelaskan Kurniawan, sebelum adanya tumpukan sampah di depan Terminal Baleendah itu, dirinya rata-raa meraupnkeuntungan hingga Rp 4 juta setiap harinya. Namun, saat adanya tumpukan sampah tersebut, dirinya hanya mampu meraup keuntungan sekitar Rp 3 juta setiap harinya.

Info Lainnya :

Agen Bola Terpercaya Warung757.net

Pasarcash.com Agen Bola Sbobet Euro 2016 Terpercaya

SENANG77.COM AGEN TEXAS POKER DAN BANDAR DOMINO QQ ONLINE TERPERCAYA INDONESIA

ASIANPOKER88 AGEN JUDI DOMINO99 | DOMINOQQ | BANDARQ ONLINE TERPERCAYA

Fullbet88.com Bandar Dan Agen Judi Bola Online Terpercaya

RAJATOGEL88 BANDAR TOGEL DAN AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA

RAJADOMINO.COM AGEN JUDI POKER CAPSA SUSUN DAN BANDAR DOMINO QQ ONLINE TERPERCAYA

GEMILANGPOKER.COM SITUS AGEN POKER DAN BANDAR Q TERBAIK INDONESIA TERPERCAYA

RAJACASINO88.COM AGEN JUDI CASINO ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

6dewa.net Agen Judi BandarQ Domino99 Capsa Susun AduQ dan Bandar Poker Online Indonesia

PokerPelangi.Poker | Bandar Q | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ | Bandar99 | Bandar Poker Paling Terpercaya

Rantaiqq.com Agen Bandarq Dan Judi Domino Online Terpercaya Di Indonesia

POKERVQQ.COM AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA DI INDONESIA

Related Posts
Previous
« Prev Post